Kang Surya
CerpenTerbaru

Guru yang Terlambat Bersinar

Di sekolah, ada guru yang langsung terlihat.

Cepat. Menonjol. Mudah dikenali.

Dan ada juga… yang lama sekali tidak terlihat.

Bu Ani termasuk yang kedua.

Sejak awal, ia tidak pernah menjadi pusat perhatian.

Mengajarnya rapi. Tapi biasa.
Tidak banyak metode baru.
Tidak banyak eksperimen.

Di rapat, ia jarang bicara.

Kalau pun berbicara, hanya seperlunya.

Beberapa guru berkembang cepat.

Mengikuti pelatihan. Mencoba teknologi baru.

Nama mereka sering disebut.

Sementara Bu Ani… tetap di tempat yang sama.

Saya pernah mendengar bisik-bisik.

“Bu Ani itu ya… standar saja.”

“Tidak jelek, tapi tidak istimewa.”

Kalimat yang terdengar ringan.

Tapi sebenarnya… berat.

Suatu hari, saya bertanya langsung.

“Bu, lagi fokus apa sekarang?”

Ia tersenyum.

“Masih belajar, Pak.”

Jawaban yang sederhana.

Tapi konsisten.

Ia memang terus belajar.

Ikut pelatihan.
Mencatat.
Mencoba hal kecil di kelas.

Tidak langsung berhasil.

Sering gagal.

Kadang tidak berjalan sesuai rencana.

Tapi ia tidak berhenti.

Waktu berjalan.

Bulan berganti tahun.

Perubahan tidak langsung terlihat.

Dan jujur saja, saya pun sempat bertanya dalam hati,

apakah ini akan benar-benar berubah?

Sampai suatu hari, saya masuk ke kelas yang ia ajar.

Bukan karena undangan.

Hanya ingin melihat.

Suasana berbeda.

Siswa aktif.

Bukan ramai tanpa arah.

Tapi hidup.

“Coba kamu jelaskan ke temanmu,” kata Bu Ani.

Siswa berdiri. Menjelaskan.

Yang lain mendengarkan.

Saya duduk di belakang.

Mengamati.

Dan perlahan saya sadar, ini bukan kebetulan.

Ini hasil dari sesuatu yang dibangun lama.

Setelah kelas selesai, saya menghampirinya.

“Bu, ini sudah berbeda.”

Ia tersenyum.

Tidak terkejut.

Seperti sudah menunggu momen ini.

“Saya juga baru merasakannya, Pak.”

Saya bertanya,

“Apa yang berubah?”

Ia berpikir sebentar.

Lalu berkata pelan,

“Saya berhenti ingin terlihat hebat.”

Saya terdiam.

“Saya fokus saja… bagaimana anak-anak bisa mengerti.”

Ia melanjutkan,

“Walaupun pelan.”

Hari itu, saya belajar…..

Tidak semua pertumbuhan terlihat cepat.

Ada yang sunyi.

Ada yang lama.

Dan justru yang seperti itu…biasanya paling kuat akarnya.

Coretan Kang Surya

Related posts

Guru yang Tegas, Tapi Diam-Diam Paling Peduli

Surya

Suara yang Dipelankan

Surya

Ayah, yang Tidak Pernah Berhenti Mengajar

Surya

Leave a Comment